Opinion

Shelter Congestion: Ketika Negara Berkembang Berebut Naungan di Tengah Krisis Energi

Perang Iran pecah pada 28 Februari 2026. Hanya dalam hitungan hari, Garda Revolusi Iran menutup Selat Hormuz, jalur yang dilewati sekitar seperlima pasokan minyak dunia (RNZ, 2026). Enam bulan kemudian, juru bicara IMF, Julie Kozack, menyebut ekonomi global mampu menghadapi guncangan energi ini lebih baik daripada yang dikhawatirkan (Miftahudin, 2026).

Satu Keping Dua Sisi: Menagih Konsistensi Indonesia di Jalur Maritim Dunia 

Wacana pengenaan tarif bagi kapal yang melintasi Selat Malaka kembali mencuat, memicu perdebatan panas di lingkaran kebijakan nasional. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, pada 22 April 2026 dalam Simposium PT SMI, membandingkan potensi ekonomi jalur tersebut dengan ambisi Iran di Selat Hormuz.

Peran Diplomasi ASEAN sebagai Pihak Ketiga di Tengah Geopolitik Dunia

Dinamika geopolitik global saat ini ditandai dengan meningkatnya rivalitas antarkekuatan besar, terutama dalam konteks persaingan pengaruh di kawasan Indo-Pasifik. Fenomena seperti balance of power antara Amerika Serikat dan Tiongkok menciptakan tekanan bagi negara-negara lain untuk menentukan posisi strategisnya.

Sisi Lain Relasi Israel-Palestina

Sebagai padri dan mahasiswa pascasarjana di sebuah kampus di Roma, saya pernah mengunjungi Israel dan Palestina selama sebulan. Waktu itu

Alignment Tanpa Simetri dalam Perjanjian Dagang Indonesia dan Amerika Serikat

Indonesia saat ini memasuki fase baru dalam hubungan bilateral dengan Amerika Serikat. Penandatanganan perjanjian perdagangan antara kedua negara sering diposisikan sebagai bagian dari apa yang disebut sebagai golden age of US–Indonesia alliance. Narasi ini menekankan optimisme atas pendalaman hubungan ekonomi dan strategis, serta peluang bagi Indonesia untuk memperluas akses pasar global.

Ilusi Negosiasi AS-Iran: Gimmick Politik?

Dialog antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran yang berlangsung secara kebut-kebutan berakhir buntu. Kedua belah pihak belum bisa bersepakat dan membuat nota kesepahaman hitam di atas putih. Negosiasi antara Washington dan Teheran setidaknya berlangsung selama kurang lebih 21 jam.

Scroll to Top