Trump & Social Media-nya: Ketika Narasi Menjadi Senjata yang Lebih Tajam dari Rudal
Dok. CNN Konflik segitiga antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran kini bukan sekadar adu kekuatan rudal di lapangan, melainkan […]
Dok. CNN Konflik segitiga antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran kini bukan sekadar adu kekuatan rudal di lapangan, melainkan […]
Wacana pengenaan tarif bagi kapal yang melintasi Selat Malaka kembali mencuat, memicu perdebatan panas di lingkaran kebijakan nasional. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, pada 22 April 2026 dalam Simposium PT SMI, membandingkan potensi ekonomi jalur tersebut dengan ambisi Iran di Selat Hormuz.
Dinamika geopolitik global saat ini ditandai dengan meningkatnya rivalitas antarkekuatan besar, terutama dalam konteks persaingan pengaruh di kawasan Indo-Pasifik. Fenomena seperti balance of power antara Amerika Serikat dan Tiongkok menciptakan tekanan bagi negara-negara lain untuk menentukan posisi strategisnya.
Narasi mengenai kebangkitan Global South, terma yang ditujukan kepada negara-negara berkembang atau pasca penjajahan, kerap kali dirayakan sebagai sebuah dinamika
Sebagai padri dan mahasiswa pascasarjana di sebuah kampus di Roma, saya pernah mengunjungi Israel dan Palestina selama sebulan. Waktu itu
Indonesia saat ini memasuki fase baru dalam hubungan bilateral dengan Amerika Serikat. Penandatanganan perjanjian perdagangan antara kedua negara sering diposisikan sebagai bagian dari apa yang disebut sebagai golden age of US–Indonesia alliance. Narasi ini menekankan optimisme atas pendalaman hubungan ekonomi dan strategis, serta peluang bagi Indonesia untuk memperluas akses pasar global.
Konflik yang terjadi antara Amerika Serikat dan Israel dalam menekan Iran berimbas pada kebijakan dalam negeri Indonesia yang mencoba bertahan di dua kawasan strategis dalam memenuhi kepentingan nasional dan idealisme negara yang menjunjung tinggi perdamaian dunia.
Dialog antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran yang berlangsung secara kebut-kebutan berakhir buntu. Kedua belah pihak belum bisa bersepakat dan membuat nota kesepahaman hitam di atas putih. Negosiasi antara Washington dan Teheran setidaknya berlangsung selama kurang lebih 21 jam.