Ribuan Pasukan Lintas Udara AS Dikerahkan ke Timur Tengah di Tengah Buntunya Dialog

TEHERAN — Ribuan pasukan lintas udara Amerika Serikat telah mendarat di kawasan Timur Tengah, bertepatan dengan upaya Presiden Donald Trump yang tengah merintis kelanjutan dialog dengan Iran. Sepanjang akhir pekan, AS telah mengerahkan pasukan yang mencakup sedikitnya 2.500 prajurit Marinir, ditambah personel Angkatan Darat, kru logistik, dan satu brigade tempur. Meskipun pengerahan pasukan terus dilakukan, hingga kini belum ada perintah resmi dari Presiden Trump untuk meluncurkan invasi darat berskala penuh.

Mengutip Reuters, kedatangan personel ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas tempur Washington di Timur Tengah, sebagai langkah antisipasi jika eskalasi operasi diperlukan di masa mendatang. Laporan tersebut memproyeksikan bahwa target serangan AS berpotensi mencakup Pulau Kharg, guna melumpuhkan kapasitas ekspor minyak Iran. Selain itu, pasukan AS juga dapat dikerahkan untuk mengamankan rute kapal tanker minyak milik Washington dan sekutunya yang melintasi perairan vital Selat Hormuz.

Pengerahan militer ini menyusul jalan buntu dalam dialog antara pemerintahan Trump dan Iran. Pada Minggu (29/3), Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menolak mentah-mentah tawaran AS seraya menuduh bahwa AS dan Israel menyiapkan invasi darat dan menegaskan bahwa “pasukan kami siap dan tidak akan pernah bisa dipaksa untuk tunduk.” Penolakan ini merupakan respons atas pernyataan Trump yang menyebut sedang berdialog dengan “rezim yang lebih rasional”, meski di saat bersamaan ia mengancam akan menghancurkan fasilitas minyak Teheran.

Faktor lain yang memperumit situasi ini adalah adanya tekanan yang bertolak belakang dari dalam dan luar negeri terhadap langkah Trump. Secara domestik, perang melawan Iran sangat tidak populer di mata publik AS. Menurut laporan Bloomberg, tingkat dukungan masyarakat (approval rating) anjlok ke kisaran 36 persen akibat lonjakan harga bensin yang menembus USD 4 per galon dan guncangan ekonomi global.

Tim Redaksi

Scroll to Top