The AREL Formula: Be Convincing Through Public Speaking

Pernahkah kamu melihat orang yang sangat berwibawa dan berpengaruh ketika berbicara di depan umum? Dalam public speaking, setiap orang memang memiliki gaya masing-masing yang datang melalui proses dan pengalaman panjang. Bagi banyak pemula, public speaking bukan hal yang mudah dan mereka bingung harus memulai dari mana. Tapi ada suatu rumus sederhana yang sebenarnya bisa melatih pemula dengan cukup mudah. Mari kita pelajari melalui Formula AREL!

What is AREL?

Dalam public speaking, seringkali kita kesulitan karena beberapa hal seperti keterbatasan waktu, hingga kesulitan menyampaikan informasi dengan jelas. 

AREL (Assertion – Reason – Evidence – Linkback)

Adalah rumus public speaking yang sering digunakan dalam debat hingga Model United Nations. Melalui rumus ini, kita dapat lebih mudah berbicara dengan lebih jelas, terstruktur, dan menyesuaikan diri dengan waktu. Mari kita pelajari!

Assertion: Your Main Claim or Stance!

Dalam melakukan public speaking, posisi argumen kita harus jelas agar audiens paham: Apa ide utama yang ingin kita sampaikan? Apakah kita mendukung atau menolak ide tersebut? 

Assertion sebagai pembuka suatu public speaking harus dilakukan dengan singkat, padat, dan jelas.

Posisi pembuka yang tajam dapat menarik perhatian audiens dan memancing ketertarikan untuk mendengarkan hingga akhir.

Reason: The Justification Behind Your Claim!

Untuk memberikan pengaruh dalam public speaking, audiens harus paham: Apa alasan yang membuat posisi argumen kita baik dan patut diikuti? Mengapa yang kita katakan adalah hal yang penting? 

Reason berguna sebagai penunjang utama dari Assertion. Agar berfungsi dengan maksimal, Reason harus kuat, relevan, dan menyentuh pikiran maupun emosi audiens agar memaksimalkan pengaruh.

Alasan yang mengakar kuat akan membuat audiens yang sebelumnya tertarik pada ide kita semakin percaya dan yakin terhadap apa yang kita katakan.

Evidence: Visualization To Clear Things Up!

Untuk semakin membuat audiens paham dengan tujuan kita, visualisasi akan sangat membantu untuk memperjelas argumen kita.

Evidence dapat berupa studi kasus, contoh sederhana, hingga analogi. Agar mendukung argumen kita, evidence harus relevan dengan topik dan mudah dipahami.

Contoh yang mendukung argumen dapat membuat audiens semakin terpengaruh karena mereka dapat membayangkan apa yang sebenarnya ingin disampaikan pembicara.

Linkback: Final Conclusion To Highlight Your Points!

Dalam public speaking, tentunya tujuan awal kita adalah untuk didengar, dimengerti, dan agar audiens terpengaruh oleh apa yang kita sampaikan. Agar hal ini terjadi, audiens harus paham dan diingatkan kembali ke tujuan awal: Apa inti dari argumen yang kita sampaikan? 

Linkback dapat berupa kesimpulan, yaitu mengapa semua argumen yang telah kita bangun sebelumnya penting, hingga ajakan untuk mengikuti apa yang kita sampaikan. 

Linkback yang kuat adalah linkback yang dapat menutup public speaking dengan berkesan dan berpengaruh sehingga harus disampaikan dengan jelas dan kuat. 

How Can AREL Help You?

“If you can speak, you can influence. If you can influence, you can change lives.” — Rob Brown

Dengan Formula AREL, pembicara sekaligus audiens dalam public speaking dapat terbantu karena rumus ini dapat menciptakan suatu susunan argumen yang terstruktur, mudah dipahami, dan berpengaruh. Pembicara bahkan pemula sekalipun dapat lebih mudah mengatasi kebingungan dalam mengatur kata-kata, hingga batasan waktu. Melalui Formula AREL, argumen yang disampaikan dapat menjadi sederhana namun bermakna. Dengan ini, audiens pun akan lebih mudah memahami apa yang ingin disampaikan pembicara. 

Ingin bisa public speaking? SiPalingHI! Academy is here to help you!

Tim Redaksi

Scroll to Top